Mahasiswa KKN Kelompok 40 Tanjong Kleng Gelar Trauma Healing dan Gerakan Penghijauan



Aceh Utara – Pemulihan kondisi psikososial anak pascabencana menjadi perhatian serius dalam membangun kembali ketahanan masyarakat desa. Tak hanya fokus pada pemulihan mental, upaya menanamkan kesadaran menjaga lingkungan juga dinilai penting untuk menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.

Menjawab kebutuhan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 40 Desa Tanjong Kleng menggelar program trauma healing yang dipadukan dengan sosialisasi penghijauan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus bentuk kepedulian terhadap kondisi anak-anak pascakejadian bencana.

Program trauma healing dikemas melalui aktivitas interaktif seperti permainan edukatif, ice breaking, dan sesi bercerita. Pendekatan ini bertujuan menghadirkan ruang aman dan menyenangkan bagi anak-anak untuk mengekspresikan perasaan, mengurangi ketegangan emosional, serta membangun kembali rasa percaya diri mereka. Suasana hangat dan suportif diharapkan mampu mengembalikan keceriaan sekaligus memperkuat interaksi sosial antaranak.

Setelah sesi pemulihan psikososial, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi penghijauan yang disampaikan secara komunikatif dan mudah dipahami. Anak-anak diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga lingkungan, manfaat pohon bagi kehidupan, serta peran ruang hijau dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.

Tak hanya itu, peserta juga diajak mengikuti kegiatan kreatif berupa daur ulang sampah plastik menjadi karya tempel pada kertas gambar. Aktivitas ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga menanamkan kebiasaan mengelola sampah secara bijak sejak dini.

Melalui rangkaian kegiatan ini, KKN 40 Tanjong Kleng berharap proses pemulihan psikososial anak dapat berjalan lebih optimal, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya penghijauan dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.[*]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama