Mahasiswa KKN Unimal Hidupkan Kembali Jejak Teuku Abdul Jalil di Blang Buloh


Lhokseumawe — Upaya menghidupkan kembali sejarah lokal dilakukan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 70 Universitas Malikussaleh melalui kegiatan wawancara dan penggalian informasi mendalam tentang sosok Teuku Abdul Jalil, tokoh yang namanya diabadikan melalui sebuah tugu di Desa Blang Buloh, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Sabtu (7/2/2026).

Di tengah arus modernisasi yang kian pesat, kisah-kisah tokoh lokal berisiko tenggelam dan terlupakan. Berangkat dari kesadaran tersebut, mahasiswa KKN turun langsung ke tengah masyarakat untuk mendokumentasikan sejarah yang selama ini diwariskan secara lisan.

Salah satu warga setempat, Musa—yang akrab disapa Kakek Musa—menjadi narasumber utama dalam kegiatan tersebut. Ia dinilai memiliki pengetahuan mendalam mengenai perjalanan hidup dan peran Teuku Abdul Jalil dalam sejarah Desa Blang Buloh.

Dalam suasana penuh keakraban, mahasiswa menggali berbagai informasi penting, mulai dari latar belakang kehidupan sang tokoh, kontribusinya bagi masyarakat, hingga makna historis tugu yang menjadi simbol penghormatan atas jasa-jasanya. Setiap penuturan dicatat dan didokumentasikan sebagai bagian dari upaya pelestarian sejarah lokal.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi proses pengumpulan data, melainkan juga ruang dialog lintas generasi. Mahasiswa dan masyarakat saling berbagi cerita, memperkuat ingatan kolektif, sekaligus menumbuhkan kembali rasa bangga terhadap tokoh sejarah desa yang selama ini jarang dibahas secara komprehensif.

Langkah yang dilakukan Mahasiswa KKN Kelompok 70 Universitas Malikussaleh dinilai strategis dalam menjaga identitas lokal. Melalui pendekatan partisipatif dan dialog langsung, sejarah tidak lagi dipandang sebagai kisah masa lalu semata, melainkan sebagai warisan berharga yang hidup dan relevan bagi generasi masa kini.[*]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama