Banjir Rendam Jalan Nasional di Aceh Tenggara, Akses ke Medan Terganggu

Aceh Tenggara - Hujan deras yang mengguyur wilayah Aceh Tenggara pada Minggu (19/4/2026) menyebabkan banjir merendam ruas jalan nasional di Desa Kuning 1, Kecamatan Bambel. Akibatnya, akses transportasi menuju Medan terganggu.

Dilansir dari Beritasatu.com, genangan air merendam jalan nasional sepanjang sekitar 300 meter dengan ketinggian mencapai 60 sentimeter atau setinggi lutut orang dewasa. Kondisi ini menyulitkan kendaraan yang melintas, terutama sepeda motor.

Sejumlah pengendara nekat menerobos banjir, namun banyak kendaraan mengalami mogok dan harus didorong ke area yang lebih dangkal.

Salah seorang warga Desa Kuning 1, Zainal, mengatakan hujan turun tanpa henti sejak sore hari dan banjir datang dengan cepat selepas waktu Magrib.

“Air naik cepat karena tidak ada saluran pembuangan di jalan nasional, ditambah aliran sungai yang mengalami pendangkalan,” ujar Zainal.

Ia menambahkan, banjir di kawasan tersebut bukan kali pertama terjadi. Setiap hujan deras turun, genangan air kerap merendam jalan hingga permukiman warga.

“Namun sampai sekarang belum ada penanganan serius, khususnya pembangunan drainase untuk mengatasi masalah ini,” katanya.

Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan infrastruktur, terutama pembangunan saluran air, agar banjir tidak terus berulang.

“Kami berharap ada pembangunan drainase supaya wilayah ini tidak lagi kebanjiran,” ucapnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sejumlah kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan akibat terendam air. Selain itu, air juga mulai masuk ke beberapa rumah warga di sekitar lokasi banjir.[*]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama