DTSEN Jadi Acuan Pembangunan, BPS Aceh Besar Perbarui Data Tiap Tiga Bulan

Aceh Besar – Ketersediaan data akurat menjadi fondasi utama dalam merancang kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Dengan data yang valid, pemerintah dapat menyusun program yang efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Kepala BPS Aceh Besar, Rudi Hermanto, menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah mengembangkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis integrasi berbagai sumber data. DTSEN menggabungkan data dari Kementerian Sosial, Regsosek BPS, P3KE, hingga data kependudukan dari Dukcapil.

“DTSEN menggunakan 39 variabel untuk mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat, yang dibagi dalam desil 1 hingga 10. Data ini bersifat dinamis dan diperbarui setiap tiga bulan,” ujar Rudi.

Ia menambahkan, masyarakat juga memiliki kesempatan untuk memperbarui data secara mandiri melalui berbagai jalur resmi, seperti Dinas Sosial, pemerintah desa, maupun melalui aplikasi Cek Bansos.

Selain penguatan DTSEN, Badan Pusat Statistik juga akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026. Sensus ini bertujuan mendata seluruh aktivitas usaha dan kondisi ekonomi masyarakat secara menyeluruh.

“Kami mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah daerah agar pelaksanaan sensus berjalan lancar. Ini menjadi momentum penting untuk memperbarui data sekaligus meningkatkan akurasi DTSEN,” katanya.

Rudi menegaskan, pihaknya siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar guna mewujudkan satu data yang akurat, terintegrasi, dan dapat menjadi dasar kuat dalam perencanaan pembangunan berkelanjutan.[*]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama