Ketapang – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, meresmikan Masjid Jami’ Shiraatur Rahman di Desa Muara Jekak, Kecamatan Sandai, Sabtu (18/4/2026). Peresmian tersebut berlangsung khidmat dan menjadi momentum mempererat silaturahmi masyarakat di penghujung bulan Syawal 1447 Hijriah.
Kehadiran bupati dan rombongan disambut hangat oleh masyarakat melalui rangkaian adat yang sarat kearifan lokal, termasuk penampilan pencak silat sebagai simbol budaya dan kebersamaan warga.
Dalam sambutannya, Alexander Wilyo menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada masyarakat serta mengajak seluruh elemen menjaga persatuan dan keharmonisan.
“Momentum Syawal ini harus kita jadikan sebagai penguat silaturahmi dan persatuan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberadaan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga harus menjadi pusat pembinaan umat dan pembentukan karakter generasi muda.
“Masjid ini diharapkan tidak hanya untuk ibadah, tetapi juga menjadi tempat membina akhlak, memperkuat adab, serta melahirkan generasi yang beriman dan berakhlak mulia,” katanya.
Peresmian masjid ditandai dengan penandatanganan prasasti. Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menyerahkan santunan kepada anak-anak serta bantuan kepada lansia sebagai bentuk kepedulian sosial, yang dilanjutkan dengan kegiatan halalbihalal bersama masyarakat.
Bupati Ketapang turut mengapresiasi kontribusi para pengusaha dan pihak perusahaan yang telah mendukung pembangunan masjid melalui semangat gotong royong.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Ini merupakan bukti nyata kepedulian terhadap pembangunan keagamaan dan sosial di daerah,” tuturnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga menghadirkan layanan pengobatan gratis melalui tim medis guna membantu masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan dasar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Ketapang, unsur Forkopimcam Sandai, para kepala desa, tokoh agama, tokoh adat, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).
Peresmian Masjid Jami’ Shiraatur Rahman diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat nilai keagamaan, kebersamaan, serta mendorong pembangunan sosial masyarakat di Kabupaten Ketapang.[*]
