Lhokseumawe — Pemerintah Gampong Pusong Lhokseumawe, menunjukkan respons cepat terhadap laporan masyarakat terkait perilaku berisiko yang melibatkan sejumlah anak di bawah umur di wilayah tersebut.
Penjabat (Pj) Keuchik Gampong Pusong Lhokseumawe, Agustiar, S.IAN, mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti informasi yang diterima dengan berkoordinasi bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Lhokseumawe guna melakukan langkah penanganan yang bersifat pembinaan.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat, kami langsung berkoordinasi dengan Satpol PP untuk mengambil langkah cepat, dengan pendekatan pembinaan agar anak-anak tidak terjerumus ke hal-hal negatif,” ujar Agustiar, Selasa (21/4/2025) malam.
Dalam kegiatan tersebut, aparat melakukan penertiban secara persuasif di lapangan. Meski beberapa anak belum dapat dijangkau saat petugas tiba, upaya lanjutan tetap akan dilakukan secara berkelanjutan dengan pendekatan yang lebih humanis.
Pemerintah gampong menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen menjaga lingkungan yang aman dan kondusif, sekaligus melindungi generasi muda dari pengaruh buruk.
Agustiar juga mengajak para orang tua untuk meningkatkan peran pengawasan dan pendampingan terhadap anak-anak, terutama pada usia remaja yang rentan terhadap pengaruh lingkungan.
“Kami mengajak seluruh orang tua untuk bersama-sama menjaga dan membimbing anak-anak kita agar tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan positif,” tegasnya.
Ia menambahkan, anak merupakan aset bangsa yang harus dijaga dan dibina secara bersama oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Sinergi semua pihak dinilai penting dalam menciptakan masa depan generasi yang lebih baik.
“Ini bukan semata persoalan penertiban, tetapi tanggung jawab bersama dalam menjaga dan membina generasi penerus bangsa,” pungkasnya.[Dek Chek]
