Akademisi Nilai Setahun Kepemimpinan Syech Muharram Bawa Perubahan Signifikan di Aceh Besar

Banda Aceh – Setahun masa kepemimpinan Bupati Aceh Besar, Syech Muharram Idris, mendapat apresiasi dari kalangan akademisi. Berbagai capaian di sektor pendidikan, tata kelola keuangan, pembangunan manusia, hingga penurunan angka kemiskinan dinilai menunjukkan arah pembangunan yang semakin terukur dan berdampak bagi masyarakat.

Penilaian tersebut disampaikan Akademisi sekaligus Ketua Lembaga Pemantau Pendidikan Aceh (LP2A), Dr. Samsuardi, saat diwawancarai wartawan di Banda Aceh, Minggu (7/6/2026).

Menurutnya, selama periode 2025 hingga pertengahan 2026, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berhasil menghadirkan sejumlah program strategis yang memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami memantau secara objektif. Akselerasi pembangunan di Aceh Besar saat ini berjalan pada jalur yang tepat. Berbagai kebijakan yang dijalankan menunjukkan adanya upaya serius dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan,” ujar Samsuardi.

Salah satu capaian yang mendapat perhatian adalah keberhasilan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menghadirkan program Sekolah Rakyat yang merupakan bagian dari program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Samsuardi, pembangunan dua unit Sekolah Rakyat di kawasan Kuta Malaka dan Kota Jantho menjadi langkah penting dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Program ini menjadi salah satu terobosan penting di bidang pendidikan. Konsep sekolah gratis berasrama dengan fasilitas yang memadai diharapkan mampu membuka akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat prasejahtera,” katanya.

Selain sektor pendidikan, Samsuardi juga menyoroti keberhasilan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

“Opini WTP merupakan indikator penting bahwa tata kelola keuangan daerah berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan transparansi,” ujarnya.

Di sektor pembangunan manusia, Samsuardi menilai peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Aceh Besar selama tahun 2025 juga menjadi indikator positif. Ia menyebut peningkatan tersebut didukung oleh membaiknya sektor kesehatan, pendidikan, dan daya beli masyarakat.

Pada aspek kesehatan, peningkatan angka harapan hidup dinilai berkaitan dengan semakin optimalnya pelayanan kesehatan dasar serta berbagai upaya penanganan stunting di tingkat gampong.

Sementara pada sektor pendidikan, peningkatan rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah menunjukkan semakin terbukanya akses pendidikan bagi masyarakat.

“Perbaikan pada indikator-indikator tersebut menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada kualitas hidup masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Samsuardi menilai tren penurunan angka kemiskinan di Aceh Besar juga tidak terlepas dari berbagai kebijakan yang dijalankan pemerintah daerah, mulai dari peningkatan akurasi penyaluran bantuan sosial, penguatan program padat karya, hingga pembangunan infrastruktur yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, konektivitas jalan dan akses pasar yang semakin baik memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, khususnya petani dan pelaku usaha kecil.

“Jika konsistensi pembangunan ini terus dijaga, maka program pendidikan, penguatan ekonomi masyarakat, dan peningkatan kualitas layanan publik akan menjadi fondasi penting bagi kemajuan Aceh Besar di masa mendatang,” ujar Samsuardi.

Ia menambahkan, berbagai capaian yang diraih selama setahun terakhir menunjukkan bahwa pembangunan daerah memerlukan kesinambungan kebijakan, perencanaan yang matang, serta keberpihakan terhadap kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan yang terukur dan berkelanjutan akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Karena itu, berbagai program yang telah berjalan perlu terus diperkuat agar dampaknya semakin dirasakan oleh masyarakat luas,” pungkasnya.[Sa] 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama