Aceh Utara – Keluhan petani di Gampong Baroh Kuta Batee, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, yang selama lima tahun menghadapi masalah saluran irigasi tersumbat akhirnya mendapat solusi. Anggota DPR Aceh (DPRA) dari Partai Aceh, Tgk Sarjani atau yang dikenal sebagai Imum Jon, langsung menurunkan alat berat untuk membersihkan saluran air yang menjadi sumber utama pengairan sawah masyarakat.
Langkah cepat tersebut dilakukan setelah menerima laporan dari warga terkait kondisi irigasi yang terbengkalai dan menghambat aktivitas pertanian. Sebuah ekskavator diterjunkan ke lokasi pada Sabtu (6/6/2026) untuk mengeruk endapan tanah yang menutup aliran air.
Aksi responsif Imum Jon mendapat sambutan positif dari masyarakat. Pasalnya, persoalan irigasi yang tak kunjung tertangani selama bertahun-tahun dinilai menjadi salah satu penyebab terganggunya produktivitas pertanian di kawasan tersebut.
Geuchik Gampong Baroh Kuta Batee, T. Azwir Thalsyah, S.Kom, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan respons cepat legislator Partai Aceh itu terhadap kebutuhan masyarakat.
“Saluran irigasi ini merupakan urat nadi pertanian warga. Selama lima tahun kondisinya mengalami pendangkalan dan menyulitkan petani mendapatkan pasokan air untuk sawah. Alhamdulillah, hari ini sudah mulai dibersihkan,” ujar Azwir, Minggu (7/6/2026).
Menurutnya, kehadiran alat berat yang difasilitasi Imum Jon menjadi bukti nyata bahwa aspirasi masyarakat di tingkat gampong mendapat perhatian serius dari wakil rakyat.
Dengan kembali normalnya aliran irigasi, para petani kini memiliki harapan baru untuk mengoptimalkan musim tanam. Pasokan air yang lancar diyakini akan berdampak langsung terhadap peningkatan hasil panen dan kesejahteraan masyarakat.
Warga berharap pembersihan saluran tersebut menjadi langkah awal bagi perbaikan infrastruktur pertanian lainnya, sehingga sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Meurah Mulia dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi petani di daerah itu.[MS]
