Panen tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan menuju swasembada nasional, hasil pengelolaan Kelompok Tani Agro Sentosa Mandiri Tani dan Kelompok Tani Agro Nusantara Maju di lahan perbukitan.
Bupati Aceh Besar Muharram Idris mengapresiasi kerja keras petani yang berhasil mengubah lahan tidur menjadi produktif. Ia juga berharap dukungan berkelanjutan, terutama alat dan mesin pertanian (alsintan), untuk meningkatkan hasil di tengah keterbatasan dan kondisi lahan tadah hujan.
Ketua Umum DPN Tani Merdeka Teuku Don Muzakir menegaskan pihaknya akan terus menyuarakan kebutuhan petani hingga ke pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian.
Sementara itu, Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Besar Tgk. Bahagia menyebut panen raya ini sebagai bukti nyata sinergi petani dalam meningkatkan produksi jagung yang bernilai ekonomi tinggi.
Panen raya tersebut turut dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimda, serta para penyuluh pertanian di Aceh Besar.[*]
